Siap Menutup Aurat Sebagai Bukti Taat Syariat

Hari ini aturan seragam yang menutup aurat ramai-ramai dihujat, hal ini karena dituding sebagai sebab depresi seorang siswi. Lebih lanjut aturan seragam menutup aurat diminta untuk dicabut karena hak berpakaian dianggap hak individu.

Lalu bagaimana sikap kita?

Selaku hamba Allah, kita tentu menyadari bahwa satu satunya alasan Allah menciptakan kita adalah untuk beribadah kepada Allah. Hal ini telah ditegaskan oleh Allah SWT,

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”
(QS Adz Dzariyat ayat 56)

Syekh Wahbah az Zuhaili memaknai lafadz “liya’buduun” (agar mereka beribadah/mengabdi kepada-Ku) : merendah, tunduk dan menyerahkan diri kepada Allah SWT

Karena itu, istilah ibadah termanifestasikan dalam ketaatan kita kepada aturan Allah. Di antara aturan Allah adalah perintah-Nya untuk menutup aurat. Di antaranya, Qur’an berbicara tentang kewajiban wanita muslimah untuk menutup aurat dengan mengenakan jilbab,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّ

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. (QS Al Ahzab: 59).

Mungkin ada kalangan yang berpandangan bahwa mengenakan jilbab bagi wanita itu membuat kegerahan, panas, dan tidak nyaman. Bahkan ada yang mengatakan bahwa jilbab tidak cocok di daerah tropis. Jilbab hanya cocok untuk daerah padang pasir. Lebih jauh, mereka berkata bahwa jilbab tidak lebih dari budaya Arab, bukan bagian dari syariat.

Padahal, Allah adalah dzat yang paling Mengetahui apa yang terbaik bagi manusia. Syariat jilbab tidak lain mengandung hikmah yang besar bagi wanita. Hikmah tersebut termuat dalam ayat yang sama dengan ayat yang disebut di atas,

ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ
“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.” (QS Al Ahzab ayat 59). Hal itu karena di balik syariat pasti ada maslahat. Lalu siapa kita, makhluk yang bodoh, yang tidak tahu apa apa soal kemaslahatan manusia?

Karena itu, ananda shalih dan shalihah untuk membuktikan ketaatan kita selaku hamba, satu-satunya cara adalah dengan patuh dan menyerahkan diri kepada aturan Allah Swt termasuk cara berpakaian kita.

slot gacor

slot gacor hari ini

bolavitaslot

slot gacor

bolavita

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

mbo128

slot qris

mbo128

slot qris

mbo128

slot qris

mbo128

rtp live

mbo128

sv388

mbo128

piala dunia 2026

agens128

sv388

mbo128

mbo128 login

live casino

mbo128

slot qris

situs slot qris

bolavita

bolavita

sbobet

sv388

daftar sbobet