Boleh jadi saat ini Real Madrid duduk di puncak klub sepakbola paling sukses dalam Liga Champions, namun keberhasilannya ini bukan semata karena Karim Benzema. Keberhasilan tim sepak bola sangat bergantung pada pada kerjasama tim yang solid antar pemain yang selalu berkoordinasi satu sama lainya. Tujuannya untuk dapat menguasai perminan dan menciptakan banyak gol dengan tingkat akurasi yang bisa dikatakan menuju sempurna.
Permainan sepakbola saja sebegitu seriusnya, lalu bagaimana dengan upaya mendidik generasi calon pemimpin peradaban? Tentunya usaha yang dilakukan harus lebih terencana dengan matang dan dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh para pengelola Khoiru Ummah dalam event KUAM 2022 adalah melakukan team building dengan tujuan untuk melatih kerjasama dalam mewujudkan tujuan bersama. Memang tidak mudah menyatukan banyak perbedaan dan menyamakannya dalam satu langkah yang sama. Banyak aral rintangan yang harus diatasi sambil tetap bergandengan tangan agar tetap fokus dan pada target akhir dari perjuangan.
Namun dengan kekuatan iman yang bersandar pada akidah Islam yang kokoh, alhamdulilah atas izin Allah Swt semuanya dapat diatasi.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَأْلَفُ، وَلَا خَيْرَ فِيمَنْ لَا يَأْلَفُ وَلَا يُؤْلَفُ
“Sesungguhnya orang mukmin terpaut hatinya. Tidak ada kebaikan dalam diri seseorang yang tidak menautkan hatinya, dan tidak terpaut hatinya.” (HR. al-Hakim)
Bismillah, bersama kita bisa untuk meraih kesuksesan mewujudkan generasi pemimpin penghafal Al Qur’an.