Muharam KU: Momen Menguatkan Semangat Perjuangan
Masih segar harumnya Muharam di awal tahun ini. Segala resolusi perbaikan diri telah disusun rapi. Tak ketinggalan doa dan harapan terus dipanjatkan. Namun, apakah cukup sampai di sini?
Ananda shalih dan shalihah, semangat awal tahun tak boleh tertahan hanya sebatas harapan namun diperlukan perjuangan yang sungguh-sungguh untuk mewujudkannya. Seorang muslim harus memiliki himmah ‘aaliyah atau cita-cita yang luhur namun tetap harus disertai semangat yang tak gampang luntur dan ikhtiar yang tak pernah usai.
Karena, apalah arti resolusi jika hanya sebatas untaian ambisi tanpa realisasi?
Futuhat Mekkah bukan sekedar adanya janji Ilahi Rabbi, namun disertai perjuangan tak berperi dari para pemberani. Begitupun Konstantinopel yang takluk bukan sekedar bisyarah Nabi namun perkenan Allah yang memilih Muhammad al Fatih dan pasukannya yang berjuang mewujudkan janji kemenangan.
Ananda shalih dan shalihah, kini tibalah saatnya kita bersemangat mewujudkan perjuangan melanjutkan kehidupan Islam. Kehidupan yang penuh keberkahan dengan panduan Al Qur’an yang kita pelajari dan jaga dalam diri. Teruslah berjuang, teruslah maju, karena perjuangan baru bel usai bahkan baru dimulai. Semoga Allah Swt memberikan hidayah, inayah, maunah dan taufik dalam perjuangan ini. Aamiin Allahumma Aamiin.
