Kekuataan Tsaqofah, Kekuatan Para Pengemban Dakwah

Kekuataan Tsaqofah, Kekuatan Para Pengemban Dakwah

Kekuataan Tsaqofah, Kekuatan Para Pengemban Dakwah

Jika ada istilah yang erat kaitannya dengan dakwah, maka itu adalah kata ‘perubahan’. Hal itu karena kegiatan dakwah sejak era para nabi hingga kepada nabi Muhammad Saw selalu membawa pesan perubahan masyarakat, baik dari segi aspek aqidah, sosial, ekonomi hingga politik.

Dalam konteks kekinian, tentu aktivitas dakwah tetap tidak dilepaskan dari perubahan. Pertanyaannya, perubahan apa? Perubahan dari fakta yang buruk kepada keadaan yang lebih baik. Dari keadaan dunia yang tidak diatur oleh syariat Allah Swt kepada dunia yang berjalan di bawah naungan syariat Allah Swt.

Hal itu mensyaratkan adanya gerakan islahul umat atau memperbaiki diri umat. Sebab, hanya dengan perbaikan atas sesuatu yang ada dalam diri umatlah perubahan itu akan terjadi, sebagaimana firman Allah ta’ala

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar Ra’d ayat 11)

Pernyataannya, apa yang harus diubah pada diri umat? Jawabannya adalah pemikirannya. Sebab, kemerosotan umat Islam dalam dua abad terakhir ini dalam berbagai aspeknya tidak lepas dari menurunnya taraf pemikiran umat. Indikator akan hal tersebut adalah tergesernya pemikiran Islam oleh pemikiran asing. Misalnya, dari segi politik berkiblat pada pemikiran demokrasi, dalam ekonomi mulai beralih ke kapitalisme, dalam kehidupan sosial paham kebebasan mulai merebak, dalam pemikiran tafsir beralih ke hermeneutika. Hal ini sering dengan terasingnya tsaqofah Islam yang murni dari benak pemikiran umat.

Karena itu, gerakan perubahan wajib dilakukan dengan cara mengemban tsaqofah Islam di tengah-tengah umat agar umat kembali memahami dan kembali kepada tsaqofahnya.

Hal ini melahirkan konsekuensi, setiap orang yang hendak terlibat dalam dakwah mesti melayakkan diri dengan tsaqofah yang mumpuni. Sebab kekuatan tsaqofah menjadi amunisi bagi para pengemban dakwah dalam mencerdaskan umat. Penguatan tsaqofah Islam ini harus dilakukan termasuk pada anak-anak muda kita yang kelak beranjak meneruskan estafet perjuangan umat. Mereka harus menyadari dan mengiringi kesadarannya dengan upaya sungguh-sungguh menyiapkan diri untuk memimpin generasi Islam di masa depan. Sebagaimana yang telah dicontohkan para sahabat Nabi Saw yang terdiri dari para pemuda. Karena itu Ayah dan Bunda, mari perkuat tsaqofah Islam kita dan generasi sebagai bekal mengemban dakwah.

slot gacor

slot gacor hari ini

bolavitaslot

slot gacor

bolavita

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

s1288poker

mbo128

slot qris

mbo128

slot qris

mbo128

slot qris

mbo128

rtp live

mbo128

sv388

mbo128

piala dunia 2026

agens128

sv388

mbo128

mbo128 login

live casino

mbo128

slot qris

situs slot qris

bolavita

bolavita

sbobet

sv388

daftar sbobet